Timnas Indonesia U-19 Pertajam Transisi Menyerang dan Bertahan

0
7
turnamen baccarat
judikartu

Liputan6.com, Bogor – Setelah sehari diliburkan, Timnas Indonesia U-19 memulai kembali pemusatan latihan dan seleksi di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (30/9/2019) pagi. Tidak seperti biasanya, tim menghabiskan waktu lebih lama dari biasanya, yakni 2,5 jam. Sebanyak 29 pemain, minus Supriadi ikut berlatih dalam tim.

Pada latihan kali ini, pemain Timnas Indonesia U-19 ditempa dengan latihan fisik selama 30 menit oleh pelatih fisik Sofie Imam Faisal. Ada dua menu latihan yang dilahap David Maulana dan kolega, yakni passing berhadapan dengan tempo sedang hingga cepat serta juga small side game.

Kemudian, pelatih Timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini membagi para pemain menjadi dua bagian, masing-masing berjumlah 14 orang. Dia meminta para pemain untuk secara cepat mengalirkan bola. Tim oranye dan tim hijau juga diminta merebut bola. Semacam simulasi pertandingan kecil.

Menu kedua ini berlangsung 30 menit. Fakhri melanjutkan dengan membagi para pemainnya menjadi dua tim yang berisikan 11 orang menggunakan satu lapangan penuh. Pada menu ketiga ini, dia menginstruksikan menu transisi menyerang ke bertahan, begitu juga sebaliknya.

“Materi hari ini memang transisi negatif, tapi di area satu pertiga lini tengah. Transisi ini penting karena kami bermain dengan cara itu. Bagaimana kami mempertajam peralihan dari bertahan ke menyerang, begitu sebaliknya,” kata pelatih yang membawa Timnas Indonesia U-19 juara ketiga Piala AFF 2019.

“Memang fokus di hari ini adalah transisi negatif di area sepertiga lapangan tengah. Khususnya daerah lini tengah fokusnya,” sambungnya.

 

agen poker teraman
agen bola bape88

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here